Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tugas Review Pertemuan 4 dan 5
#1
Tulis nama, kelas dan NIM

Dan review Anda !
Reply
#2
NAMA





Website Berbasis CMS

1. Pengertian CMS 
        CMS (Content Management System) adalah metode pengelola content/isi berupa teks, suara, gambar/ video, animasi atau lainnya yang
Reply
#3
(10-18-2017, 08:26 AM)Atina Salamah Wrote: Nama : Atina Salamah
Kelas : 12.5C.21
NIM : 12155059


Pertemuan 4 (MANAJEMEN WEB)

Software Desain Web ada 2 :
1. Website Berbasis CMS
     - Pengertian CMS : Conten manajement system adalah suatu metoda mengelola sebuah content/isi Content bisa berupa teks, suara, gambar video, animasi dan aplikasi lainnya yang disimpan dalam sebuah database sehingga mudah dalam pengelolaannya. 

    WEBSITE BERBASIS CMS WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk membangun dan memelihara/updating web, yang dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien, baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web maupun yang tidak. 

WCMS yang beredar di Internet saat ini menggunakan:
• Bahasa pemrograman PHP
• Web Server apache
• Database MySQL 

JENIS-JENIS WEBSITE CMS
•WCMS Portal, mempunyai banyak layanan, seperti layanan berita, forum, mailing list, e-mail dan lainnya. Contoh: joomla, drupal, dll.
•WCMS E-Commerce, merupakan CMS yang bertujuan melakukan proses transaksi. Contoh: Prestashop, phpShop, dll.
•WCMS E-Learning, CMS yang bertujuan untuk proses belajar mengajar jarak jauh. Contoh: aTutor, Moodle, dll.

•WCMS Forum, CMS yang menyediakan media untuk diskusi secara online. Contoh: phpBB, MyBB, dll.

•WCMS Gallery, CMS yang menyediakan wadah untuk menampilkan gallery foto. Contoh: Galery, Copermine, dll.
•WCMS Personal/Blog, merupakan CMS yang bertujuan untuk mengelola data personal atau blog. Contoh: Wordpress, nucleus, dll.  

MANFAAT CMS

CMS juga memberikan sejumlah manfaat, yaitu:

• Manajemen data
• Mengatur siklus hidup server
• Mendukung web templating dan standarisasi.
• Personalisasi server
• Sindikasi
• Akuntabilitas

Sistem Manajemen Konten

Aplikasi Web Berbasis Sistem Manajemen Konten
Sistem Manajemen Konten yang biasa dikenal dengan Content Management System (CMS) adalah sistem perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk mengatur proses berjalannya suatu situs web. 

Konten adalah pokok, tipe, atau unit dari informasi digital. Konten dapat berupa teks, citra, grafis, video, suara, dokumen, laporan-laporan, dan lain-lain. Dengan kata lain, konten adalah semua hal yang dapat dikelola dalam format elektronik. 

Manajemen konten secara efektif adalah manajemen dari konten dengan kombinasi aturan-aturan, proses dan/atau aliran kerja. 

Sistem dapat dijelaskan sebagai tool atau kombinasi tool yang memudahkan produksi yang efektif dan efisien yang menginginkan keluaran dengan menggunakan konten yang dikelola.

Kombinasi dari ketiga hal sebelumnya CMS adalah tool yang memungkinkan berbagai staf teknis (sentralisasi) dan non-teknis (desentralisasi) untuk menciptakan, mengedit, mengelola, dan terakhir menerbitkan (di dalam sejumlah format) berbagai konten (seperti teks, grafis, video, dokumen, dan lain-lain) selama dibatasi oleh sekumpulan aturan-aturan yang disentralisasi, dan proses serta aliran kerja yang memastikan konten elektronik divalidasi. 

Open Source CMS

Ada banyak aplikasi open source yang kita kenal saat ini diantaranya adalah Postnuke (http://www.postnuke.com), PHPNuke (http://www.phpnuke.org), dan Drupal (http://www.drupal.org). Semuanya merupakan aplikasi CMS yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Aplikasi ini biasa digunakan untuk keperluan berbagai informasi suatu komunitas. 

Drupal

Drupal adalah sebuah perangkat lunak Sistem Manajemen Konten yang bebas dan terbuka. Perangkat lunak ini didistribusikan di bawah lisesnsi GPL, pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. 

Drupal dapat digunakan untuk membangun :
1. Portal Web komunitas
2. Situs diskusi
3. Situs Web perusahaan
4. Aplikasi internal
5. Situs Web personal atau blog
6. Aplikasi komersial e-commerce, dan lain-lain. 

Keunggulan :
1. Diklaim sebagai CMS terbaik untuk saat ini (2010) dan mengalahkan Joomla!
2. Digunakan apda situs Web yang sederhana hingga situs Web profesional
3. Mudah dioperasikan
4. Dapat dijalankan di komputer lokal
5. Banyak plugin tambahan
6. Template dapat diubah-ubah sesuka hati dan mengijinkan pembuatan template
7. Mendukung SEF (Search Engine Friendly) secara default sehingga lebih mudah ditemukan di mesin pencari

Kelemahan :
1. Penggunaannya tidak telalu banyak, terutama di Indonesia
2. Pluginnya tidak sebanyak Joomla! 

Joomla!

Joomla! adalah Sistem Manajemen Konten (CMS) yang bebas dan terbuka (free open source), dan ditulis dengan PHP dan basis data MySQL untuk keperluan di Internet maupun Intranet. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performa, RSS, blogs, poling, dan lain-lain. Joomla! menggunakan lisesnsi GPL. Kata joomla berasal dari kata Swahili yang mengandung arti ‘kebersamaan’. Joomla! menggunakan Apache sebagai server Web dan MySQL untuk basis datanya.

Secara garis besar dan gamblang, Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu :
1. Server Web, diasumsikan terhubung dengan internet/intranet.
2. Skrip PHP, terdiri dari kode program dalam bahasa PHP.
3. Basis data MySQL, merupakan tempat penyimpanan konten.

Keunggulan :
1. Diklaim sebagai CMS open source dengan pengguna terbanyak di dunia.
2. Digunakan oleh situs Web yang sederhana hingga situs Web yang profesional.
3. Mendapat kepercayaan dunia dan beberapa kali menerima penghargaan sebagai CMS open source terbaik dunia.
4. Banyak pihak pengembang yang terus menambahkan konten-konten Joomla!

Kelemahan :
1. Defaultnya tidak mendukung SEF, namun ada komponen pendukungnya baik yang gratis maupun yang berbayar.
2. Terkadang plugin-plugin yang didapatkan terdapat bug atau error.
3. Terkadang ada ketidaksesuaian antara CMS dan plugin. 

WordPress

WordPress adalah sebuah perangkat lunak blog yang ditulis dalam PHP dan mendukung sistem basis data MySQL. WordPress didistribusikan dengan lisensi GNU General Public License.

Keunggulan :

1. Sederhana dan cukup mudah dioperasikan
2. Akun gratis WordPress dapat dimiliki dengan mendaftar di wordpress.com
3. WordPress juga dapat dijalankan di situs Web milik kita sendiri (tidak seperti Blogspot)
4. Mendukung adanya SEF (Search Engine Friendly) secara default sehingga lebih mudah ditemukan di mesin pencari
5. Template dapat diubah-ubah sesuka hati dan mengijinkan pembuatan template sendiri

Kelemahan :

1. Fitur manajemennya sedikit sehingga orang menganggapnya sederhana
2. Jarang digunakan oleh situs-situs Web besar di dunia
3. Pluginnya tidak sebanyak Joomla! 

2. WEBSITE BERBASIS BAHASA PEMROGRAMAN

Pengertian Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman adalah bahasa-bahasa yang dipakai programmer untuk menuliskan kumpulan-kumpulan instruksi(program) dalam komputer.

Bahasa pemrograman web diantaranya: HTML, XHTML, Javascript, CSS, JQuery, PHP, ASP, dll. 

Ada beberapa jenis software yang digunakan dalam membuat aplikasi berbasis web, yaitu:

1. Software untuk desain web, seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, Firework, dll.
2. Editor Web, membantu seorang programmer menuliskan kode program web.
 
Terbagi dua, hand code dan WYSIWYG(What You See Is What You Get).
a. Hand Code menggunakan editor teks dimana hasilnya terlihat di browser: notepad.
b. WYSIWYG bisa langsung terlihat hasilnya: Dreamweaver, Frontpage, dll. 

3. Web Server, halaman-halaman website yang diakses oleh user melalui browser disimpan pada web server (Netscape Server, Microsoft IIS, Xitami, WebStar, Apache, dll).

4. Browser atau Web Browser, adalah software untuk menampilkan halaman website (Internet Explorer, Mozilla Firefo, Google Chrome, Opera, dll).

5. Database, agar website lebih dinamis untuk pengolahan data dan memudahkan user atau programmer memasukkan, menghapus, mengedit, menampilkan, dan mencari data (Oracle, Sql Server, MySQL). 

PERTEMUAN 5 (PENGUJIAN WEB)

PENGUJIAN APLIKASI WEB

Pengujian (Testing) adalah instrumen penting dalam pengembangan aplikasi web untuk mendapatkan produk yang berkualitas dan seperti apa yang diharapkan oleh pengguna.

Testing adalah sebuah aktivitas untuk mengevaluasi kualitas dari sebuah produk dan untuk memperbaiki produk dengan mengidentifikasi kerusakan dan masalahnya.

Kesalahan (Error) terjadi jika hasil dari jalannya testing tidak sama dengan hasil yang diharapkan.
Error adalah perbedaan antara nilai atau kondisi yang dihitung, diobservasi, diukur dengan kenyataan, spesifikasi dan kebenaran teori (IEEE standar 610.12-1990). 

Sasaran utama testing adalah menemukan Error, tetapi testing tidak mengarah ke perbaikan kualitas walaupun Error telah terdeteksi dan dihilangkan. 

LEVEL TESTING

1. Unit Test
 - Merupakan pengujian unit terkecil seperti Classes, Web Pages, dll.
 - Pengujian yang berdiri sendiri. 
 - Pengujian dilakukan selama tahapan implementasi.

2. Integration Tes Merupakan evaluasi interaksi unit terintegrasi yang di tes secara berbeda dan terpisah.

3. System Test
 - Merupakan testing yang komplit. 
 - Sistem yang terintegrasi. 

4. Acceptance Test 
 - Mengevaluasi sistem dalam organisasi dengan bantuan klien yang berada dalam lingkungan sistem. 
 - Menggunakan kondisi dan data real.

5. Beta Test Merupakan tes yang informal (tanpa rencana dan kasus) yang mempercayakan pada kreativitas          pengguna yang potensial.

PENGUJIAN SITUS WEB

Pengujian Situs Web dibagi menjadi 2 :

1. Pengujian di localhost Sebelum mengupload situs web, dilakukan pengujian di server lokal terlebih dahulu.
2. Pengujian di internet Setelah diupload dilakukan pengujian untuk memastikan bahwa web telah siap untuk       digunakan. 

PENGUJIAN DI LOCAL HOST

1. Pengujian Usability
2. Pengujian Sistem Navigasi (Struktur)
3. Pengujian Graphic Design (Desain Visual)
4. Pengujian Content
5. Pengujian Compability
6. Pengujian Loading Time
7. Pengujian Functionality
8. Pengujian Accesibility
9. Pengujian Interactivity


PENGUJIAN USABILITY

Parameter dari Usability:
• Kemudahan situs untuk dipelajari
• Efisien dalam penggunaan
• Mudah untuk di ingat
• Apakah situs memiliki kesalahan
• Kepuasan pengguna akan website 

PENGUJIAN STRUKTUR NAVIGASI (STRUKTUR)

Parameter:
• Apakah navigasi situs web mudah dipelajari
• Apakah navigasinya sudah konsisten
• Apakah dimungkinkan untuk adanya feedback
• Apakah menawarkan alternatif navigasi lain
• Apakah menyediakan pesan visual yang jelas 

PENGUJIAN GRAPHIC DESIGN (DESAIN VISUAL)

• Pengujian Graphic Design (Desain Visual) dapat diuji dengan berbagai ukuran revolusi, apakah desain web mengalami kerusakan atau tidak.

• Parameter yang digunakan:
- Apakah penggunaan format image-nya sudah benar
- Apakah komposisi warna sudah baik dan konsisten
- Apakah layout grafiknya konsisten
- Apakah text-nya mudah dibaca
- Apakah penggunaan grafik memperkuat isi text
- Apakah penggunaan animasi sudah ditempatkan dengan tepat dan memperkuat isi text
- Jika dilihat secara keseluruhan, apakah sudah membentuk pola yang harmonis 

PENGUJIAN CONTENT

Parameter:

• Apakah konten relevan dengan tujuan situs.
• Apakah konten berguna dan bermanfaat.
• Apakah gaya penulisan dan bahasa yang digunakan sudah sesuai dengan situs dan target penggunanya.
• Apakah sudah benar penulisannya dari segi bahasa dan tanda baca.
• Apakah sudah memiliki daftar penjelasan untuk istilah-istilah khusus.
• Apakah memiliki arsip dari konten dan data-data lama.
• Apakah informasi sudah objektif, valid disertai data-data dan penjelasan yang mendukung.
• Apakah memiliki daftar referensi dari sumber yang authoritative (berwenang).
• Jika konten berbentuk multimedia, apakah berhubungan dengan isi situs web.
• Apakah konten memungkinkan dan sudah up-to-date. 

PENGUJIAN COMPATIBILITY

• Apakah kompatible dengan berbagai web browser seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera,             Mozilla, Firefox, dsb.
• Apakah memberi alternatif untuk browser yang tidak dapat melihat situs.
• Jika menggunakan plug-in, apakah pengguna mudah men-downloadnya. 

PENGUJIAN LOADING TIME

• Untuk menguji loading time, sebaiknya menggunakan kecepatan akses terlambat, agar dapat memastikan bahwa pengguna mau mengakses situs 

PENGUJIAN FUNCTIONALITY

• Dilakukan dengan menguji fungsi-fungsi yang ada pada situs, apakah berjalan atau tidak. Jika tidak maka dapat dilakukan pengecekan kode apakah sudah ditulis dengan benar dan cara yang baik. 

PENGUJIAN ACCESIBILITY

• Memastikan bahwa situs web dapat diakses dengan baik oleh pengguna, termasuk orang-orang cacat.
• Cara terbaik untuk memastikan bahwa suatu situs dapat diakses adalah dengan perencanaan yang tidak tergesagesa, pengembangan, pengujian dan evaluasi. 

PENGUJIAN INTERACTIVITY

• Dasar interaktivitas adalah hyperlinks (link) dan mekanisme feedback, pastikan bahwa keduanya dapat berfungsi dengan baik. 

PENGUJIAN DI INTERNET

• Validasi HTML dan XHTML
• Validasi CSS (Cascading Style Sheet)
• Validasi Accessibility 
Reply
#4
(10-18-2017, 08:26 AM)Mei Gita Wrote: NAMA : MEI GITA RIYANI
KELAS : 12.5C.21
NIM : 12155166

Review Pertemuan 4
Software Desain Web :
1. Website berbasis CMS
2. Website berbasis Bahasa Pemrograman

A. WEBSITE BERBASIS CMS
Pengertian CMS :
CMS (Content Management System) adalah suatu metode mengelola sebuah conten/ isi. Conten bisa berupa teks, suara, gambar, video, animasi, dan aplikasi lainnya yang disimpan dalam sebuah database sehingga mudah dalam pengelolaanya. CMS yang banyak digunakan : WCMS

WCMS yang beredar di internet saat ini menggunakan :

1. Bahasa Pemrograman PHP
2. Web Server Apache
3. Database MySQL

Jenis-jenis Website CMS (WCMS) :
1. WCMS Portal (layanan berita, forum, mailing list, e-mail)
2. WCMS E-Commerce (untuk melakukan proses transaksi)
3. WCMS E-Learning (untuk proses belajar mengajar jarak jauh)
4. WCMS Forum (menyediakan media untuk diskusi online)
5. WCMS Gallery (wadah untuk menampilkan gallery foto)
6. WCMS Personal/Blog (mengelola data personal atau blog)

Manfaat CMS :
- Manajemen data
- Mengatur siklus hidup server
- mendukung web templating dan standarisasi
- personalisasi server
- sindikasi
- akuntabilitas

Open Source CMS :
1. Postnuke (http://www.postnuke.com)
2. PHPNuke (http://www.phpnuke.org)
3. Drupal (http://www.drupal.org)
--->semuanya merupakan aplikasi CMS yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL.

Drupal
Drupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka.
Drupal dapat digunakan untuk membangun :
1. Portal Web Komunitas
2. Situs diskusi
3. Situs web perusahaan
4. aplikasi internal
5. situs web personal atau blog
6. aplikasi komersial e-commerce, dll

Keunggulan Drupal :
- di klaim sebagai CMS terbaik pada 2010
- digunakan pada situs web sederhana dan profesional
- mudah di operasikan
- dapat dijalankan di komputer lokal
- banyak plugin tambahan
- template dapat diubah-ubah
- mendukung SEF (Search Engine Friendly ) secara default

Kelemahan Drupal :
-penggunanya tidak banyak
- pluginya tidak sebanyak Joomla!


Joomla!
Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar yaitu :
1. server Web (terhubung dengan internet/intranet)
2. Skrip Web (terdiri dari kode program dalam bahasa PHP)
3. Basis data MySQL (tempat penyimpanan konten)

Keunggulan Joomla!
- CMS open source dengan pengguna terbanyak di Indonesia
- digunakan oleh situs web yang sederhana - profesional
- sering mendapatkan penghargaan
- ditambahkan konten-konten oleh pihak pengembang.

Kelemahan Joomla!
- defaultnya tidak mendukung SEF
- terkadang plugin -plugin terdapat bug atau eror
- terkadang ada ketidaksesuaian antara CMS dan plugin

WordPress
sebuah perangkat lunak blog yang ditulis dalam PHP dan mendukung sistem basis data MySQL.
Keunggulan Wordpress:
- sederhana dan cukup mudah dioperasikan
- akun gratis WordPress dapat dimiliki dengan mendaftar di wordpress.com
- WordPress juga dapat dijalankan di situs web milik kita sendiri
- mendukung adanya SEF
- template dapat diubah-ubah

Kelemahan WordPress :
- fitur manajemenya sedikit sehinggan orang menganggapnya sederhana
- jarang digunakan oleh situs-situs web besar
- plugin tidak sebanyak Joomla!

B. WEBSITE BERBASIS BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman adalah bahasa-bahasa yang dipakai programmer untuk menuliskan kumpulan-kumpulan instruksi(program) dalam komputer. Contoh : HTML, XHTML, JavaScript, CSS, JQuery, PHP, ASP, dll
1. Software yang digunakan untuk desain web : Adobe Photoshop, Corel Draw, Firework, dll.
2. Editor Web : Hand Code (notepad), WYSIWYG (Dreamweaver, Frontpage, dll)
3. Web Server : halaman-halama pada website yang diakses oleh user melalui browser pada web server
4. Browser : software untuk menampilkan website
5. Database : agar website lebih dinamis. memudahkan programmer memasukkan, meghapus, mengedit, menampilkan dan mencari data.


Review Pertemuan 5
Pengujian Aplikasi Web
Sasaran utama pengujian/testing adalah menemukan eror, tetapi testing tidak mengarah ke perbaikan kualitas walaupun eror telah terdeteksi

Level Testing :
1. Unit Test (pengujian unit terkecil)
2. Integration Tes
3. System Tes
4. Acceptance Test
5. Beta Test

Pengujian Website :
1. pengujian di localhost
2. pengujian di internet

Pengujian di Localhost
- pengujian usability
- pengujian atruktur navigasi
- pengujian desain visual
- pengujian content
- pengujian compability
- pengujian loading time
- pengujian fungsionality
- pengujian accesability
- pengujian interactivity

Pengujian di Internet :
- validasi HTML dan XHTML
- validasi CSS
- validasi Accesibility
Reply
#5
nama: khoerudin anwar
NIM   : 12154334
Kelas : 12.5c.21


tugas pertemuan 4 dan 5
PERTEMUAN 4
WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk
membangun dan memelihara/updating web, yang
dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan
dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien,
baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web
maupun yang tidak
WCMS yang beredar di Internet saat ini menggunakan:
• Bahasa pemrograman PHP
• Web Server apache
• Database MySQL
JENIS CMS
-WCMS Portal
-WCMS E-Commerce
-WCMS E-Learning

PERTEMUAN 5
PENGUJIAN APLIKASI WEB
Pengujian (Testing) adalah instrumen penting dalam
pengembangan aplikasi web untuk mendapatkan produk yang
berkualitas dan seperti apa yang diharapkan oleh pengguna.
Testing adalah sebuah aktivitas untuk mengevaluasi kualitas dari
sebuah produk dan untuk memperbaiki produk dengan
mengidentifikasi kerusakan dan masalahnya.
Kesalahan (Error) terjadi jika hasil dari jalannya testing tidak
sama dengan hasil yang diharapkan. Error adalah perbedaan
antara nilai atau kondisi yang dihitung, diobservasi, diukur
dengan kenyataan, spesifikasi dan kebenaran teori (IEEE
standar 610.12-1990).

level testing
1. unit test
2. intgration tes
3. system test
4. acceptance test
5. beta test

pengujian sits web
1. pengujian di localhost
2. pengujian di internet
Reply
#6
(10-18-2017, 08:26 AM)Nelli Rizka Nur Laila Wrote: Kelas : 12.5C.21
NIM : 12155060

Review

Pertemuan 4 (MANAJEMEN WEB)

SOFTWARE DESAIN WEB ada 2:
1. Website Berbasis CMS
    - Pengertian CMS :Content Management System adalah
Suatu metoda mengelola sebuah content/isi.
    - WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk
membangun dan memelihara/updating web, yang
dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan
dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien,
baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web
maupun yang tidak.
   - Jenis-jeniis Website CMS:
     a. WCMS Portal
     b.
2. Website Berbasis Bahasa Pemrograman
Reply
#7
Nama : Thoriq yudistira
kelas : 12.5c.21
nim : 12154027


tugas pertemuan 4 dan 5

PERTEMUAN 4

WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk
membangun dan memelihara/updating web, yang
dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan
dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien,
baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web
maupun yang tidak
WCMS yang beredar di Internet saat ini menggunakan:
• Bahasa pemrograman PHP
• Web Server apache
• Database MySQL

JENIS CMS

-WCMS Portal
-WCMS E-Commerce
-WCMS E-Learning


PERTEMUAN 5

PENGUJIAN APLIKASI WEB
Pengujian (Testing) adalah instrumen penting dalam
pengembangan aplikasi web untuk mendapatkan produk yang
berkualitas dan seperti apa yang diharapkan oleh pengguna.
Testing adalah sebuah aktivitas untuk mengevaluasi kualitas dari
sebuah produk dan untuk memperbaiki produk dengan
mengidentifikasi kerusakan dan masalahnya.
Kesalahan (Error) terjadi jika hasil dari jalannya testing tidak
sama dengan hasil yang diharapkan. Error adalah perbedaan
antara nilai atau kondisi yang dihitung, diobservasi, diukur
dengan kenyataan, spesifikasi dan kebenaran teori (IEEE
standar 610.12-1990).


level testing
1. unit test
2. intgration tes
3. system test
4. acceptance test
5. beta test

pengujian sits web
1. pengujian di localhost
2. pengujian di internet
Reply
#8
andi rahman
12.5c.21
12155193
tugas pertemuan 4 dan 5

PERTEMUAN 4

WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk
membangun dan memelihara/updating web, yang
dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan
dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien,
baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web
maupun yang tidak
WCMS yang beredar di Internet saat ini menggunakan:
• Bahasa pemrograman PHP
• Web Server apache
• Database MySQL

JENIS CMS

-WCMS Portal
-WCMS E-Commerce
-WCMS E-Learning


PERTEMUAN 5

PENGUJIAN APLIKASI WEB
Pengujian (Testing) adalah instrumen penting dalam
pengembangan aplikasi web untuk mendapatkan produk yang
berkualitas dan seperti apa yang diharapkan oleh pengguna.
Testing adalah sebuah aktivitas untuk mengevaluasi kualitas dari
sebuah produk dan untuk memperbaiki produk dengan
mengidentifikasi kerusakan dan masalahnya.
Kesalahan (Error) terjadi jika hasil dari jalannya testing tidak
sama dengan hasil yang diharapkan. Error adalah perbedaan
antara nilai atau kondisi yang dihitung, diobservasi, diukur
dengan kenyataan, spesifikasi dan kebenaran teori (IEEE
standar 610.12-1990).


level testing
1. unit test
2. intgration tes
3. system test
4. acceptance test
5. beta test

pengujian sits web
1. pengujian di localhost
2. pengujian di internet
Reply
#9
Agita Mukti Puspitasari
12.5C.21
12154945
tugas pertemuan 4 dan 5

PERTEMUAN 4

WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk
membangun dan memelihara/updating web, yang
dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan
dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien,
baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web
maupun yang tidak
WCMS yang beredar di Internet saat ini menggunakan:
• Bahasa pemrograman PHP
• Web Server apache
• Database MySQL

JENIS CMS

-WCMS Portal
-WCMS E-Commerce
-WCMS E-Learning


PERTEMUAN 5

PENGUJIAN APLIKASI WEB
Pengujian (Testing) adalah instrumen penting dalam
pengembangan aplikasi web untuk mendapatkan produk yang
berkualitas dan seperti apa yang diharapkan oleh pengguna.
Testing adalah sebuah aktivitas untuk mengevaluasi kualitas dari
sebuah produk dan untuk memperbaiki produk dengan
mengidentifikasi kerusakan dan masalahnya.
Kesalahan (Error) terjadi jika hasil dari jalannya testing tidak
sama dengan hasil yang diharapkan. Error adalah perbedaan
antara nilai atau kondisi yang dihitung, diobservasi, diukur
dengan kenyataan, spesifikasi dan kebenaran teori (IEEE
standar 610.12-1990).


level testing
1. unit test
2. intgration tes
3. system test
4. acceptance test
5. beta test

pengujian sits web
1. pengujian di localhost
2. pengujian di internet
Reply
#10
Nama : Rafi Zain Fauzi
Kelas : 12.5C.21
NIM : 12155221

PERTEMUAN 4
WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk
membangun dan memelihara/updating web, yang
dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan
dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien,
baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web
maupun yang tidak
WCMS yang beredar di Internet saat ini menggunakan:
• Bahasa pemrograman PHP
• Web Server apache
• Database MySQL
JENIS CMS
-WCMS Portal
-WCMS E-Commerce
-WCMS E-Learning

PERTEMUAN 5
PENGUJIAN APLIKASI WEB
Pengujian (Testing) adalah instrumen penting dalam
pengembangan aplikasi web untuk mendapatkan produk yang
berkualitas dan seperti apa yang diharapkan oleh pengguna.
Testing adalah sebuah aktivitas untuk mengevaluasi kualitas dari
sebuah produk dan untuk memperbaiki produk dengan
mengidentifikasi kerusakan dan masalahnya.
Kesalahan (Error) terjadi jika hasil dari jalannya testing tidak
sama dengan hasil yang diharapkan. Error adalah perbedaan
antara nilai atau kondisi yang dihitung, diobservasi, diukur
dengan kenyataan, spesifikasi dan kebenaran teori (IEEE
standar 610.12-1990).

level testing
1. unit test
2. intgration tes
3. system test
4. acceptance test
5. beta test

pengujian sits web
1. pengujian di localhost
2. pengujian di internet
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)